Selasa, 28 Disember 2010
AWAS…PORNOGRAFI & FOTO AKHWAT BERJILBAB!!!
Oleh karena itu, melalui media ini, kami menasihatkan kepada seluruh saudariku muslimah (termasuk kaum Adam), untuk tidak memasang foto mereka di internet, baik di blog/ website, FS (Friendster), gambar avatar, Flickr, dll. Sedangkan bagi mereka yang telah terlanjur memasang foto di internet, kami memohon untuk segera menghapus foto Anda, agar Anda tidak menjadi korban berikutnya! Padahal kita telah mengetahui, betapa mulianya kedudukan seorang wanita di dalam Islam.
Saudariku, sebenarnya, para ulama telah lama memberi peringatan dan nasihat, tentang larangan fotografi. Hal ini dikarenakan, hukum asal dari gambar makhluk bernyawa adalah haram. Sebab, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda, “Malaikat enggan memasuki rumah yang didalamnya terdapat lukisan” [Hadits Riwayat Al-Bukhari dan Muslim]. Berdasarkan hadits ini, sebagian ulama berfatwa tentang haramnya foto makhluk bernyawa, walaupun hanya untuk digunakan sebagai foto kenangan. Akan tetapi ada ulama yang membolehkan foto makhluk jika digunakan untuk sesuatu yang DARURAT, seperti KTP, Paspor, Ijazah, dan lain-lain. Ketahuilah, musibah ini (fitnah foto wanita berjilbab porno) merupakan salah satu akibat jika kita meremehkan ajaran Islam dan meremehkan peringatan (fatwa) ulama.
Semoga nasihat singkat ini, bisa diambil pelajaran bagi mereka yang berakal dan orang-orang setelahnya. Wallahu a’lam.
Al-Faqir ila maghfirati Rabbihi
Akhukum fillah Abu Zayd As-Salafy
:::::::::::::::::::::::
Insya Allah, informasi yang kami sampaikan dapat dipertanggungjawabkan.
SILAKAN MENYEBARKAN INFORMASI INI KEPADA KERABAT, TEMAN, ATAU SIAPA PUN. Jazakumullah khoiron
Ahad, 26 Disember 2010
krismas
Nabi Isa a.s. (Yesus Kristus)
Isa (عيسى) merupakan seorang nabi yang penting dalam agama Islam. Dalam Kitab Suci Al Qur'an, ia digelar Isa ibni Maryam atau Isa al-Masih. Kata ini diperkirakan berasal dari bahasa Aram, Eesho atau Eesaa. Jesus Christ adalah nama yang umumnya diguna pakai oleh pengganut Kristian untuk menyebutnya, sedangkan orang Arab Kristian menyebutnya dengan Yasu' al-Masih (يسوع المسيح).
Mengikut al-Qur'an, keturunan Isa bermula dari kelahiran Maryam iaitu anak perempuan Imran, berlanjut dengan tumbuh kembangnya dalam asuhan Zakaria, serta kelahiran Yahya. Kemudian Qur'an menceritakan keajaiban kelahiran Isa sebagai anak Maryam tanpa ayah.
(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah) (Qur'an surat Ali Imran ayat 45)
Cerita tentang Isa kemudian berlanjut dengan pengangkatannya sebagai utusan Allah, penolakan oleh Bani Israel dan berakhir dengan pengangkatannya ke syurga.
Kepercayaan dasar Islam tentang Nabi Isa
Beberapa kepercayaan yang dianut ummat Islam mengenai Isa antara lain :
- Salasilah nabi Isa datang daripada nabi Ibrahim melalui puteranya Ishak
- Isa adalah salah satu nabi yang tergolong dalam ulul azmi, yakni nabi dan rasul yang memiliki kedudukan tinggi/istimewa bersama dengan (Nabi Muhammad s.a.w., Nabi Ibrahim a.s., Nabi Musa a.s. dan Nabi Nuh a.s.).
- Isa diutus untuk kaum bani Israel
- Isa bukanlah Tuhan mahupun anak Tuhan, melainkan salah seorang manusia biasa yang diangkat menjadi nabi dan rasul sebagaimana juga setiap nabi lain yang diutus pada kaum masing-masing.
- Kelahiran Isa terjadi dengan ajaib, tanpa ayah kandung, atas kekuasaan Tuhan. Ibunya (Maryam) adalah dari golongan mereka yang suci serta masih perawan dan mendekatkan diri kepada Tuhan.
- Isa memiliki beberapa keajaiban atas kekuasaan Tuhan. Di samping kelahirannya, baginda mampu bercakap-cakap sewaktu berusia hanya beberapa hari, Isa bercakap dan membela Ibunya dari tuduhan penzinaan. Dalam Qur'an juga menceritakan kisah baginda menghidupkan orang yang sudah mati, menyembuhkan buta dan sopak.
- Isa menerima wahyu dari Tuhan melalui Injil (merujuk pada Perjanjian Baru agama Kristian), namun versi yang dimiliki oleh umat Kristian pada waktu ini dipercayai telah ditokok tambah dari versi asalnya. Beberapa pendapat dalam Islam menyebutkan bahawa Injil Barnabas adalah versi Injil paling berlainan dari Injil yang diperbaharui setiap masa pada waktu ini .
- Isa tidaklah dibunuh mahupun disalib, Tuhan membuatnya kelihatan seperti itu untuk mengelapkan musuh-musuhnya. Terdapat beberapa pendapat yang mengatakan bahawa salah seorang musuhnya,Yahudza diserupakan dengan dia, sedangkan Isa sendiri diangkat terus ke syurga dan musuhnya yang diserupakan tadi adalah orang yang disalib. Sementara pendapat lain (antara lain Ahmad Deedat) mengatakan bahawa Isa benar-benar disalib namun tidak hingga mati kemudian diangkat ke syurga. Terdapat pula pendapat lain yang mengatakan bahawa yang disalib oleh tentara Rom bukan Isa melainkan Yudas Iskariot.
- Isa masih hidup dan berada di syurga, suatu hari baginda akan datang kembali ke bumi untuk melawan Dajjal (atau Antichrist dalam agama kristian) dan merupakan salah satu tanda-tanda dekatnya hari kiamat.
- Isa bukan merupakan penebus dosa manusia, Islam menolak konsep dosa turunan dan menganut konsep bahawa setiap manusia bertanggung jawab dan akan diadili atas perbuatannya sendiri.
Kelahiran
Berdasarkan Al-Quran, Nabi Isa Al-Masih telah dilahirkan di bawah sebatang pokok tamar(kurma) di suatu tempat yang diberi nama Bethlehem,Palestin. Kelahiran Isa dianggap ajaib, diceritakan dalam beberapa ayat dalam Al-Qur'an. Dalam cerita Islam disebutkan datangnya malaikat kepada Maryam mengkhabarkan bahawa dia akan segera melahirkan seorang putera (lihat kembali ayat 45 surah Ali Imran pada bahagian awal artikel). Maryam kemudian terkejut dan menjawab kepada Malaikat itu bahawa dia tidak pernah disentuh seorang lelaki pun. Jibril kemudian menjawab:
Jibril berkata: "Demikianlah". Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah mudah bagiKu; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan". (Qur'an surah Maryam ayat 21)...Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: "Jadilah", maka jadilah ia. (Qur'an surah Maryam ayat 35)
Beberapa ayat lain berkaitan dengan kelahiran Isa antara lain:
Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia. (Ali Imran 3:59)Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya roh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam (Surah Al Anbiyaa' ayat 21)
Sebagai seorang nabi
Beberapa ayat dari Al Qur'an yang menegaskan tentang kenabian Isa antara lain:
- Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku kitab suci (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi,dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) solat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup; dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali". Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya. Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: "Jadilah", maka jadilah ia. (Surah Maryam ayat 30-35)
- Dan tatkala Isa datang membawa keterangan dia berkata: "Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu berselisih tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah (kepada) ku". Sesungguhnya Allah Dialah Tuhanku dan Tuhan kamu maka sembahlah Dia, ini adalah jalan yang lurus. Maka berselisihlah golongan-golongan (yang terdapat) di antara mereka, lalu kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang zalim yakni siksaan hari yang pedih (kiamat). (Surah Az Zukhruf 63-65)
- Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu). (Surah Al Maa'idah ayat 75)
- Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?". Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib". Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya yaitu: "Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu", dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. (Surah Al Maa'idah ayat 116-117)
Sahabat-sahabat Nabi Isa
Berdasarkan maklumat yang diperolehi dari pakar-pakar sejarawan seperti Ibnu Kathir, Imam Qurtubi, serta kitab-kitab Qisasul Anbiya' telah dijelaskan bahawa Nabi Isa Al-Masih (Jesus Christ) mempunyai 12 orang sahabat. Dalam Quran mereka digelar sebagai Al-Hawariyun (الحواريون). Masyarakat Kristian pula menggelar mereka 12 diciples. Anggota Al-Hawariyun dikatakan terdiri daripada penama-penama berikut:
- Peter@Petrus atau namanya yang sebenar adalah Simon (atau dalam bahasa Aram beliau disebut Kef@Simon Bar Yokhanan)
- James (Yohannes {bukan Nabi Yahya} @ Yakobus) anak Zabedee@Zabeedah@Zabedeus
- John atau Yahya atau Yohannes (bukan Nabi Yahya)
- Andrew (Andreas) (diriwayatkan anak murid kepada Nabi Yahya)
- Philip (Filipus)
- Barthomew anak Talemai (Bar Talemai) (mempunyai nama gelaran yang disebut Nathanael)
- Matthew atau Matius
- Thomas (dalam bahasa Aramik disebut Toma) @Didimus (dalam bahasa Yunani)
- James anak Alphaeus@Yakobus bin Alphaeus
- Thaddeus Lebbaeus (Yudas Thaddeus)
- Simon The Cananean (Simon orang Kanaan) @ Simon The Zilot (Simon orang Zilot)
- Judas Iscariot (Yudas pengkhianat)
Namun begitu,nama-nama berikut sebenarnya masih lagi samar-samar disebabkan tiada fakta yang benar-benar sahih menunjukkan nama-nama itu mewakili setiap individu Al-Hawariyun yang sebenar.Kitab Injil(Bible) kini sendiri bertelagah mengenai individu Al-Hawariyun serta riwayat hidup mereka yang dicatitkan dalam Injil-Injil Kristian.
Firman Allah berkaitan keimanan anggota Al-Hawariyun dalam Al-Quran:
- "Dan (ingatlah) ketika Aku(Allah)ilhamkan kepada orang-orang Hawariyiin(sahabat-sahabat Nabi Isa):"Berimanlah kamu kepadaKu dan kepada RasulKu!",Mereka menjawab:"Kami telah beriman,dan saksikanlah,bahawa sesungguhnya kami orang-orang Islam(Muslim)(yang menyerah diri kepada Allah)".
- "Dan (ingatlah) ketika orang-orang Hawariyun berkata:"Wahai Isa ibn Maryam(Nabi Isa)!Dapatkah kiranya Tuhanmu menurunkan kepada kami satu hidangan dari langit?"Nabi Isa menjawab:"Bertaqwalah kamu kepada Allah jika benar kamu orang-orang yang beriman".
- "Mereka menjawab:"Kami hanya ingin hendak makan dari hidangan itu(untuk mengambil berkat),dan supaya tenang tenteram hati kami,dan juga supaya kami ketahui dengan yakin,bahawa sesungguhnya engkau telah berkata benar kepada kami,dan supaya menjadilah kami orang-orang yang menyaksikannya sendiri".
- "Isa ibn Maryam (itu pun berdoa kehadrat Allah)berkata:"Ya Allah,Tuhan kami!Turunkanlan kiranya kepada kami satu hidangan dari langit,untuk menjadi hari raya bagi kami,iaitu bagi kami yang ada hari ini dan bagi orang-orang kami yang datang kemudian,dan sebagai satu tanda(Mukjizat) daripadaMu(yang menunjukkan Kebesaran dan KekuasaanMu),dan kurniakanlah rezeki kepada kami,kerana Engkau jualah sebaik-baik Pemberi rezeki".
- "Allah berfirman:"Sesungguhnya Aku akan menurunkan hidangan itu berulang-ulang kepada kamu,kemudian sesiapa yang kufur ingkar sesudah(turunnya hidangan itu),maka sesungguhnya Aku akan menyeksanya dengan azab sengsara yang tidak pernah Aku seksakan seseorang pun dari sekalian makhluk".
Al-Quran Surah Al-Maaidah(Hidangan)ayat 111-115
Nabi Isa dan Mukjizat
Al Qur'an juga menceritakan perihal Nabi Isa yang diberikan mukjizat oleh Tuhan.
- Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebahagian (dari) mereka atas sebahagian yang lain. Di antara mereka ada yang Allah berkata-kata (langsung dengan dia) dan sebagiannya Allah meninggikannya beberapa darjat. Dan Kami berikan kepada Isa putera Maryam beberapa mukjizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus. Dan kalau Allah menghendaki, nescaya tidaklah berbunuh-bunuhan orang-orang (yang datang) sesudah rasul-rasul itu, sesudah datang kepada mereka beberapa macam keterangan, akan tetapi mereka berselisih, maka ada di antara mereka yang beriman dan ada (pula) di antara mereka yang kafir. Seandainya Allah menghendaki, tidaklah mereka berbunuh-bunuhan. Akan tetapi Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya. (Surah Al Baqarah ayat 253)
- (Ingatlah), ketika Allah mengatakan: "Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus. Kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; dan (ingatlah) di waktu Aku mengajar kamu menulis, hikmah, Taurat dan Injil, dan (ingatlah pula) diwaktu kamu membentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung dengan ijin-Ku, kemudian kamu meniup kepadanya, lalu bentuk itu menjadi burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. Dan (ingatlah) di waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu Aku menghalangi Bani Israil (dari keinginan mereka membunuh kamu) di kala kamu mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir diantara mereka berkata: "Ini tidak lain melainkan sihir yang nyata". (Al Maa'idah ayat 110)
Isa tidak dibunuh ataupun disalib
Al-Qur'an menerangkan dalam surat An Nisaa':157 bahawa Nabi Isa tidaklah dibunuh mahupun disalib oleh orang-orang Kafir. Adapun yang mereka salib adalah orang yang bentuk dan rupanya diserupakan oleh Allah SWT seperti Nabi Isa as.(sebahagian ulama berpendapat orang yang diserupakan adalah muridnya yang mengkhianatinya yang bernama Yudas Iskariot)
- dan kerana ucapan mereka: "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putera Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahawa yang mereka bunuh itu adalah Isa. (An Nisaa' : 157)
Isa diselamatkan oleh Allah SWT dengan diangkat ke langit
Nabi Isa as. diselamatkan oleh Allah SWT. dengan cara diangkat ke langit dan ditempatkan disuatu tempat yang hanya Allah SWT yang tahu. Al Qur'an menjelaskan tentang peristiwa penyelamatan ini.
- Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (An Nisaa':158)
Berdasarkan kepada ayat yang sama, sebahagian kecil umat Islam pula yang berpendapat bahawa Nabi Isa as diselamatkan dari kematian di tiang salib, kemudian telah wafat sewajarnya manusia, dengan demikian darjat baginda telah ditinggikan oleh Allah SWT dengan terhindar dari kematian di tiang salib.
Walaubagaimanapun, sebilangan besar umat Islam mempercayai Nabi Allah Isa telah diangkat beserta dengan jasad-jasadnya sekali ke Sisi-Allah.Hal ini berdasarkan kepada peristiwa yang berlaku ketika Nabi Allah Isa bersama kaum Hawariyyun (12 orang) menjamah makanan moreh terakhir bersama dalam peristiwa (the last supper). Pada waktu itu Nabi Isa ada menyebutkan yang salah seorang dari kaum Hawariyyun akan mengkhianatinya .
Dan tatkala ketika Nabi Isa bersama dengan kaum Hawariyyun di (Taman Gethsamani, BaitulMaqdis, jerusalem) selepas makan moreh(untuk bertahannuth, bertaqarrub, bertasbih, dan berdoa kepada Allah) datang salah seorang dari kaum hawariyyun kepada Nabi Allah Isa yang digelar judas iscariot, cuba untuk membisikkan sesuatu kepada nabi Allah Isa, sekumupulan kecil dari tentera Rom turut hadir dan menunggu diluar Taman Gethsamani bagi memastikan orang yang pertama yang keluar dari taman itu adalah Isa AlMasih yang dimaksudkan.Namun kuasa Allah Yang maha Tinggi dan Terpuji serta kasih kepada Rasul dan hambanya, Allah telah menyelamatkan Nabi Isa ke langit dan serta merta menukarkan paras rupa Yudas supaya seiras dengan raut wajah Nabi Isa. Apabila tentera Rom mendapati bahawa orang yang keluar dari taman itu adalah berparas rupakan seseorang yang mirip dengan Isa putera Maryam, mereka menangkap Yudas dan dibawa ke muka pengadilan supaya dapat disalibkan.
Namun begitu, para pembesar Israel, Kesyatria Rom dan majlis kehakiman benar-benar bertelagah dan berasa was-was adakah orang yang dimaksudkan itu adalah Isa atau orang lain, hal ini kerana walaupun mukanya mirip muka Isa , namun perwatakan orang itu amat berbeza sekali dengan Nabi Isa. 11 orang kaum Hawariyyun yang lain pada peristiwa itu telah pun berpisah dan melarikan diri bagi mengelakkan diri mereka dikesan oleh para pembesar Israel . Namun tidak berapa lama kemudian mereka bertemu semula untuk memastikan diantara mereka sentiasa mempraktikkan segala ilmu duniawi dn ukhrawi yang telah diajarkan oleh Nabi Isa sebelumnya. Serta mereka mengharapkan kedatangan pemimpin yang masyhur yang dijanjikan kedatangannya oleh Allah iaitu Nabi Muhammad Rasullullah.
Nabi Isa akan diturunkan kembali ke bumi
Nabi Isa as. sehingga kini masih hidup dan hanya Allah SWT saja tahu dimana Nabi Isa ditempatkan. Dari keterangan hadis Nabi Muhammad saw. diceritakan bahawa menjelang hari kiamat / akhir zaman, Nabi Isa akan di turunkan oleh Allah SWT dari langit ke bumi (The Second Coming dalam versi Kristian).
Peristiwa itu tergambar dari hadis berikut :
- “Tidak ada seorang nabi pun antara aku dan Isa dan sesungguhnya ia benar-benar akan turun (dari langit), apabila kamu telah melihatnya,maka ketahuilah;bahwa ia adalah seorang laki-laki berperawakan tubuh sedang,berkulit putih kemerah-merahan. Ia akan turun dengan memakai dua lapis pakaian yang dicelup dengan warna merah,kepalanya seakan-akan meneteskan air walaupun ia tidak basah”. (HR Abu Dawud)
- “Sekelompok dari ummatku akan tetap berperang dalam dalam kebenaran secara terang-terangan sampai hari kiamat,sehingga turunlah Isa Ibn Maryam ,maka berkatalah pemimpin mereka (Al Mahdi) : “ Kemarilah dan imamilah shalat kami”. Ia menjawab;”Tidak, sesungguhnya sebagian kamu adalah sebagai pemimpin terhadap sebagian yang lain, sebagai suatu kemuliaan yang diberikan Allah kepada ummat ini (ummat Islam)”. (HR Muslim & Ahmad)
- “Tiba-tiba Isa sudah berada diantara mereka dan berkumandangkanlah solat,maka dikatakan kepadanya, majulah kamu (menjadi imam solat) wahai roh Allah.” Ia menjawab:”Hendaklah yang maju itu pemimpin kamu dan hendaklah dia yang mengimami solat kamu”. (HR Muslim & Ahmad)
Hal pertama yang dilakukan Nabi Isa setelah turun dari langit adalah menunaikan solat sebagaimana yang dijelaskan oleh hadis-hadis di atas. Nabi Isa akan menjadi makmum dalam solat yang diimamkan oleh Imam Mahdi.
Adapun lokasi turunnya Nabi Isa dijelaskan oleh Rasulullah saw. dalam sebuah hadist berikut :
- “Isa ibn Maryam akan turun di ‘Menara Putih’(Al Mannaratul Baidha’) di Timur Damsyik”. (HR Thabrani dari Aus bin Aus)
Kedatangan Nabi Isa akan didahului oleh keadaan dunia yang dipenuhi kezaliman, kesengsaraan & peperangan besar yang melibatkan seluruh penduduk dunia, setelah itu kemunculan Imam Mahdi yang akan menyelamatkan kaum muslimin, kemudian kemunculan dajjal yang akan berusaha membunuh Imam Mahdi , setelah dajjal menyebarkan fitnahnya selama 40 hari , maka Nabi Isa akan diturunkan dari langit untuk menumpaskan dajjal
Nabi Isa akan membunuh Dajjal
Turunnya Nabi Isa ke bumi mempunyai misi menyelamatkan manusia dari fitnah Dajjal dan membersihkan segala penyimpangan agama ,baginda akan bekerjasama dengan Imam Mahdi membanteras semua musuh-musuh Allah.
- Dikisahkan setelah Nabi Isa as. selesaikan menunaikan solat, ia berkata : “Keluarlah kamu (pasukan kaum muslimin) semua bersama kami untuk menghadapi musuh Allah, iaitu dajjal.” Lalu mereka pun keluar, kemudian Ia (Isa) dilihat oleh dajjal yang laknat yang baru saja mendakwa kepada manusia, bahawa ia adalah raja yang mendapat petunjuk dan pemimpin yang arif serta bijaksana, bahkan mengaku sebagai Tuhan Yang Maha Tinggi. Begitu ‘Isa dilihat oleh dajjal, dajjal pun meleleh seperti garam yang meleleh di di air. Kemudian dajjal melarikan diri, akan tetapi ia dihadang oleh Isa di pintu kota Lud di Palestin. Sekiranya Isa membiarkan saja hal ini maka dajjal akan hancur seperti garam dalam air, akan tetapi Isa berkata kepadanya :”Sesungguhnya aku berhak untuk menghajar kamu dengan satu pukulan.” Lalu Isa as. menombak dan membunuhnya, maka Isa as. memperlihatkan kepada semua orang darah dajjal di tombaknya. Maka tahu dan sadarlah para pengikut dajjal dari kalangan Yahudi , bahwa dajjal bukanlah Allah. Jika benar apa yang didakwakan dajjal(dajjal mengaku sebagai tuhan) tentulah dajjal tidak akan dapat dibunuh oleh Nabi ‘Isa.
Nabi Isa akan menyelamatkan manusia dari fitnah Ya’juj dan Ma’juj
Salah satu tugas besar beliau setelah membunuh dajjal adalah menyelamatkan ummat manusia dari fitnah Ya’juj dan Ma’juj (Gog dan Magog dalam versi Kristian).
- Dikisahkan, fitnah dan kejahatan mereka (Ya’juj dan Ma’juj) sangat besar dan menyeluruh , tiada seorang manusiapun yang dapat mengatasinya, jumlah mereka pun sangat banyak sehingga kaum Muslimin akan menyalakan api selama 7 tahun untuk berlindung dari penyerangan mereka, para pemanah dan perisai mereka. (seperti yang diterangkan dalam hadist yang diriwayatkan oleh Ibn Majah dari Nawwas)
- Maka saat mereka telah keluar (dari diding tembaga yang mengurung mereka sejak zaman raja Zulkarnain) maka Allah SWT berkata kepada Isa ibn Maryam: ”Sesungguhnya Aku telah mengeluarkan hamba-hamba(Ya’juj dan Ma’juj)yang tidak mampu diperangi oleh siapapun, maka hendaklah kamu mengasingkan hamba-hambaKu ke Thur (Thursina) ”
- Dan di Thur terkepunglah Nabiyullah ‘Isa beserta para sahabatnya, sehingga harga sebuah kepala sapi lebih mahal dari 100 dinar kamu hari ini.Kemudian Nabiyullah ‘Isa dan para sahabatnya ,menginginkan itu, maka mereka tidak menemukan sejengkalpun dari tanah di bumi kecuali ia dipenuhi oleh bau anyir dan busuk mereka.Kemudian Nabi Isa dan sahabatnya meminta kelapangan kepada Allah SWT maka Allah mengutus seekor burung yang akan membawa mereka kemudian menurunkan mereka sesuai dengan kehendak Allah , kemudian Allah menurunkan air hujan yang tidak meninggalkan satu rumahpun dikota atau di kampung, maka Ia membasahi bumi sehingga menjadi seperti sumur yang penuh.” (HR. Ahmad,Muslim & Tirmidzi dari An Nawwas bin Sam’am)
Catatatan dalam versi Kristian "orang-orang beriman akan diselamatkan dibawa ke awan"
Dahsyatnya fitnah Ya’juj dan Ma’juj digambarkan dalam sebuah hadist Rasulullah saw. sbb:
- "Dinding Ya'juj dan Majjuj akan terbuka, maka mereka akan menyerang semua manusia, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta'ala: "Dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat-tempat yang tinggi" (QS . Al Anbiyaa' : 96). Maka mereka akan menyerang manusia, sedangkan kaum Muslim akan berlarian dari mereka ke kota-kota dan benteng-benteng mereka, kemudian mereka mengambil binatang-binatang ternak bersama mereka. Sedangkan mereka (Ya'juj dan Ma'juj) meminum semua air di bumi, sehingga apabila sebahagian mereka melewati sebuah sungai maka merekapun meminum air sungai tersebut sampai kering dan ketika sebagian yang lain dari mereka melewati sungai yang sudah kering tersebut, maka mereka berkata: "Dulu di sini pernah ada air". Dan apabila tidak ada lagi manusia yang tersisa kecuali seorang saja di sebuah kota atau benteng, maka berkatalah salah seorang dari mereka: "Mereka-mereka penduduk bumi sudah kita habisi, maka yang tertinggal adalah penduduk langit", kemudian salah seorang dari mereka melemparkan tombaknya ke langit, dan tombak tersebut kembali dengan berlumur darah yang menunjukkan suatu bala dan fitnah. Maka tatkala rnereka sedang asyik berbuat demikian, Allah Subhanahu wa Ta'ala mengutus ulat ke pundak mereka seperti ulat belalang yang keluar dari kuduknya, maka pada pagi harinya mereka pun mati dan tidak terdengar satu nafaspun. Setelah itu kaum Muslim berkata: "Apakah ada seorang laki-laki yang mau menjual dirinya untuk kami berani mati) untuk melihat apa yang sedang dilakukan oleh musuh kita ini?" maka majulah salah seorang dari mereka dengan perasaan (menganggap) bahwa ia telah mati, kemudian dia menemui bahwa mereka semua telah mati dalam keadaan sebagian mereka di atas sebagian yang lain (berhimpitan), maka laki-laki tersebut menyeru: "Wahai semua kaum Muslim bergembiralah kamu sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala sendiri sudah membinasakan musuhmu", maka mereka pun keluar dari kota-kota dan benteng-benteng dan melepaskan ternak-ternak mereka ke padang-padang rumput kemudian padang rumput tersebut dipenuhi oleh daging-daging binatang ternak, maka semua susu ternak tersebut gemuk (penuh) seperti tunas pohon yang paling bagus yang tidak pernah dipotong." (HR. Ahmad, Ibn Majah, Ibn Hiban dan Hakim dari Abu Sa’id)
Nabi Isa akan menjadi pemimpin yang adil di akhir zaman
Menurut suatu riwayat Nabi Isa ,setelah turun dari langit akan menetap di bumi sampai wafatnya selama 40 tahun. Ia akan memimpin dengan penuh keadilan , sebagaimana yang diceritakan dalam hadist berikut :
- “Demi yang diriku berada ditanganya,sesungguhnya Ibn Maryam hampir akan turun di tengah-tengah kamu sebagai pemimpin yang adil,maka ia akan menghancurkan salib,membunuh babi,menolak upeti,melimpahkan harta sehingga tidak seorangpun yang mau menerima pemberian dan sehingga satu kali sujud lebih baik dari dunia dan segala isinya” (HR. Bukhari,Muslim,Ahmad,Nasa’I,Ibn Majah dari Abi Hurairah)
Nabi Isa akan menunaikan Ibadah Haji
Diceritakan dalam sebuah hadist bahwa Nabi Isa akan melaksanakan haji.
- ”Demi Dzat yang diriku berada ditanganya,sesungguhnya Ibn Maryam akan mengucapkan tahlil dengan berjalan kaki untuk melaksanakan haji atau umrah atau kedua-duanya dengan serentak”.(HR. Ahmad & Muslim dari Abi Hurairah)
Nabi Isa akan wafat
Janji Allah pasti berlaku pada semua hambanya, semua yang bernyawa pasti akan mati, begitu juga Nabi Isa as. . Setelah menjadi pemimpin yang adil di akhir zaman, Allah SWT. akan mewafatkan Nabi Isa. Hanya Allah SWT saja yang tahu bila dan dimana Nabi Isa akan diwafatkan. Setelah wafatnya Nabi Isa as. dunia kemudian akan mengalami kiamat. Wallahu a’lamu bishowab.
Misi
Berdasarkan sumber bertulis Islam, Nabi Isa adalah dipilih oleh Illahi untuk mengkhabarkan mesej agama monoteisme yakni suatu kepercayaan kepada kepada Tuhan (Allah) Yang Maha Esa dan tunduk kepada kehendak Allah kepada Bani Israel (banī isrā'īl). Muslim percaya kepada Allah wahyu diturunkan kepada Nabi Isa (Jesus Christ), adalah Al-Kitab Injīl (gospel), sementara juga menyatakan kebenaran diatas ayat-ayat sebelumnya – dari Al-Kitab Taurat (Torah) dan Zabur (Psalms). Tidak jelas atau tidak diketahui apakah Yesus menyatakan kebenaran daripada kitab suci lain Islam pada waktu itu, para suhuf Ibrahim. Ditulis 700 tahun selepas kehidupan Yesus di bumi, Al-Quran bercakap positif daripada ‘’Injil, yang menggambarkan sebagai Kitab Suci yang mengisi hati para pengikutnya dengan kelembutan dan belas kasihan. Muslim percaya bahawa Manuskrip Biblikal (kedua-dua Al-Kitab Torah dan Injīl) telah menjadi terdistorsi dari masa ke semasa di dalam teks, tafsiran, atau keduanya.
Al-Quran menyatakan bahawa Nabi Isa itu dibantu oleh sekumpulan murid (hawāriyūn) dimana mempercayai kebenaran mesej ucapan yang disampaikan oleh (Nabi Isa) Jesus, dan mengistilahkan diri mereka sebagai ansār ("penolong") Allah. Dia juga diperkuatkan oleh roh kudus yang sama melawat ibunya Maryam. Nabi Isa/Yesus turut digambarkan dalam Islam sebagai seorang Nabi Allah yang dikurniakan nikmat Mukjizat sebagai bukti untuk menguatkan lagi misi kerasulannya untuk menarik umat kearah keimanan pada Tuhan Allah Yang Maha Esa yang tiada anak dan tidak diperanakkan. Sebagai contoh mukjizat, seluruh persembahan mukjizat adalah datangnya dari kurniaan kuasa Allah Taala, termasuklah: berbicara ketika masih dalam buaian ibunya Maryam; menghidupkan model burung yang baru dicipta dari tanah liat; mengubati seorang pesakit kusta dan orang buta seumur hidup; menghidupkan orang yang dah mati; dan meminta turunnya meja dan hidangan yang enak dari langit untuk tujuan menyambut hari raya, atas permohonan murid-Nya. Sebahagian catatan Muslim mengaitkan Rasul Islam Nabi Yahya a.s. ibn Zakariyya (juga dikenali sebagai John the Baptist atau Yahya Pembaptis) melawat ke Palestin dan bertemu dengan Nabi Isa (Yesus) di Sungai Jordan untuk membaptiskan Nabi Isa.
Selasa, 30 November 2010
ilmu darjat & pangkat
Sebab bertambah dan berkurangannya ilmu dan firman Allah, "Katakanlah:'Wahai Tuhan, tambahkanlah ilmuku!" dan sabda Rasulullah s.a.w, "Allah tidak menghilangkan ilmu dengan mencabutnya dari dada ulama, tetapi Dia menghilangkannya dengan mematikan ulama."
Tajalli wujud Yang Haq dalam sfera diri kenyataan bagi berkurangannya ilmu.
Jika seseorang tidak menyedari hal tersebut dengan dirinya mampukah dia menyaksikan Tuhannya melalui penyelidikan dan pertanyaan?
Seandainya kepelbagaian ilmu lahir dalam diri, penutupan yang disedari ditetapkan oleh kata-kata tersebut.
Tiada apa kecuali cakra matahari kewujudan muncul dan cahayanya jatuh ke atas alam arwah.
Yang Asal hanya disaksikan bila ada kenyataan sekalipun manusia dimusnahkan oleh kekuatan tamak.
Tidak syak lagi pada kenyataan yang aku bukakan dan ianya bukan gambaran kebohongan yang salah atau dugaan.
[Ilmu: darjat dan peringkatnya]
Ketahuilah bahawa setiap benda yang hidup dan setiap orang dinyatakan oleh pengertian, berada dalam pengetahuan baharu pada setiap nafas menurut pengertian tersebut. Walau bagaimanapun, boleh jadi individu yang menyaksikan itu bukanlah seorang daripada yang berpengetahuan penuh mengenainya. Sebenarnya, ilmu, maka ilmu boleh dinyatakan sebagai berkurangan berhubung dengan orang yang berilmu. Ia terhasil daripada fakta bahawa seharusnya ada pengertian sekiranya penghalang mengganggu di antaranya dan benda-benda yang dia lihat, seperti keadaan orang yang buta atau pekak atau seumpamanya.
Oleh yang demikian ilmu naik dan turun mengikut apa yang diketahui. Kerana itulah apabila himma berhubungan dengan ilmu yang mulia yang melaluinya manusia dinyatakan, dirinya (nafs) dipersucikan dan darjatnya dipertingkatkan. Tahap ilmu yang tertinggi ialah ilmu mengenai Allah. Jalan tertinggi kepada ilmu mengenai Allah ialah ilmu tentang tajalliyat. Di bawahnya ialah ilmu tentang penyelidikan akal (nadhar). Tidak ada ilmu Ilahi di bawah penyelidikan. Ia adalah kepercayaan atau pendapat bagi manusia umum, bukan ilmu.
Ilmu-ilmu ini ialah apa yang Allah perintahkan kepada Rasul-Nya supaya menambahkannya. Allah berfirman, "dan jangan terburu-buru dengan Quran sebelum pembukaan kepada kamu selesai dan katakan, 'Wahai Tuhan, tambahkan bagiku ilmu'" (20:114), iaitu tambahkan bagiku dengan Perkataan-Mu yang Engkau kehendaki aku mengetahuinya. Di sini pertambahan ilmu ialah ilmu tentang penyingkapan secara perlahan, di luar adab dengan guru yang membawakannya kepadanya daripada Tuhannya. Kerana sebab ini, Dia letakkan ayat ini sesudah perkataan-Nya, "dan segala muka merendah diri kepada Yang Hidup, Yang Berdiri Sendiri," (20:111) iaitu merendah diri. Dia maksudkan ilmu tentang tajalli. Tajalli adalah jalan yang paling mulia bagi memperolehi ilmu - ia adalah ilmu yang dirasai dengan segera.
[Ilmu: bertambah dan berkurangan]
Kami akan nyatakan pertambahan dan pengurangan ilmu dalam tajuk lain, Insya' Allah. Allah mengurniakan segala-galanya - dan diri (nafs) manusia salah satunya - zahir dan batin. Diri manusia secara zahirnya menyaksikan dengan mata, dan batinnya dengan ilmu. Allah adalah Yang Zahir dan Yang Batin. Adalah dengan-Nya pengertian diperolehi. Bukanlah kuasa sesuatu yang selain Allah untuk menyaksikan sesuatu dengan sendirinya. Dia menyaksikan dengan apa yang Allah letakkan padanya dan tajalli Allah. Sesiapa yang memperolehi tajalli daripada mana-mana alam, baik alam ghaib dan tidak kelihatan, adalah daripada Nama, Yang Zahir. Bagi nama, Yang Batin, sebahagian daripada hakikat hubungan ini ialah tidak pernah ada tajalli dalamnya, tidak dalam alam ini ataupun alam kemudian kerana tajalli menunjukkan kenyataan Allah kepada seseorang yang menerima kenyataan itu. Itu kepunyaan nama Yang Zahir. Hubungan yang mudah difaham oleh akal tidak berubah, sekalipun mereka tidak mempunyai sumber yang melaluinya mereka keluar. Walau bagaimanapun, mereka mempunyai kewujudan yang lojik, maka mereka adalah mudah difahami.
Apabila Allah kurniakan tajalli, samada sebagai kurniaan semata-mata ataupun sebagai jawapan kepada permohonan, tajali itu dikurniakan kepada diri yang zahir, dan pengertian oleh indera berlaku dalam bentuk itu, dan ia mengambil tempat pada ruang antara (barzakh) dan membentuk gambaran. Maka orang yang menerima kenyataan itu akan mendapat pertambahan pengetahuan jika dia seorang ulama dalam Syariat, bertambah pengetahuan dalam kriteria maksud jika dia seorang ahli dialek, dan bertambah pengetahuan dalam ukuran ucapan jika dia seorang ahli bahasa. Ianya menjadikannya pakar dalam setiap pengetahuan mengenai makhluk dan bukan makhluk. Ilmunya bertambah dalam bidang yang dia ceburi.
Mereka yang di atas jalan ini mengetahui bahawa pertambahan ini datangnya daripada tajalli Ilahi kepada kumpulan-kumpulan tersebut, agar mereka tidak dapat menafikan apa yang telah dibukakan kepada mereka. Penangkapan deria orang yang bukan ahli makrifat bertambah dan ia disandarkan kepada pemikiran. Pengalaman bagi yang selain dua ini bertambah tetapi tidak mengetahui yang mereka menjadi bertambah dalam perkara apa. Dalam gambaran "gambaran mereka adalah seperti keldai yang membawa buku yang tebal. Betapa buruknya gambaran mereka yang menafikan ayat-ayat Allah!" (62:5). Ayat-ayat itu adalah pertambahan ini dan sumber pertambahannya. Keajaiban diungkapkan bagi mereka yang menyandarkannya kepada pemikiran mereka! Mereka tidak tahu bahawa pemikiran mereka, renungan dan kajian dalam sebarang persolan adalah pertambahan pengetahuan dalam diri mereka yang datangnya daripada tajalli tersebut yang telah kami nyatakan. Pemikir sibuk dengan hubungan pemikirannya dan penghujung pencariannya. Dia terhijab daripada pengetahuan mengenai hal yang sebenar. Pengetahuannya bertambah tetapi dia tidak menyedarinya.
Apabila tajalli berlaku, ianya melalui nama Yang Zahir kepada bahagian batin seseorang. Pengertian berlaku tentang dalaman mengenai alam hakikat dan maksud melepaskan perkara fizikal. Ini ditunjukkan sebagai "catatan-catatan" lantaran catatan-catatan Ilahi tidak mempunyai kekeliruan atau kemungkinan dalam aspek tertentu. Ia hanya berlaku dalam maksud. Maka orang yang ada maksud bebas daripada pemikiran yang berat, dan dalam tajalli dia menjadi bertambah dalam pegetahuan ketuhanan, ilmu tentang rahsia-rahsia dan ilmu tentang batin, dan apa yang berhubungan dengan Alam Kemudian. Ini dititikberatkan oleh mereka yang di atas jalan kami - ia adalah jalan ilmu.
[Ilmu: pengurangannya]
Ilmu boleh berkurangan kerana dua sebab, samada melalui sifat buruk dalam asas organismanya atau ketidak-sempurnaan sampingan dalam bakat yang berhubung dengan itu. Sifat buruk dalam asas organisma tidak boleh diubah, sebagaimana kata al-Khidr tentang seorang kanak-kanak, "sifatnya ialah ingkar" (18:80). Ini adalah asas organisma. Bagi ketidak-sempurnaan sampingan, ia boleh hilang - jika ianya dalam bakat itu - dengan ubat. Jika ianya dalam diri, sebagaimana apabila kecintaan kepada kepimpinan dan menurut hawa nafsu mengalih dia daripada menambahkan ilmu yang mengandungi darjat dan kebahagiannya, ini boleh dihilangkan apabila Hakikat menyeru dari dalam hatinya dan dia kembali kepada tafakur yang benar, dan dia mengetahui bahawa dunia ini adalah salah satu pentas bagi pengembara dan jambatan yang perlu diseberangi, dan seandainya manusia tidak menghiaskan dirinya dengan ilmu, kelakuan yang mulia dan sifat-sifat Alam Malakut di sini dalam bentuk penyucian dan pembebasan daripada hawa nafsu yang menghalang dia daripada renungan yang benar, tiada jalan untuknya memperolehi kebahagiaan yang abadi. Maka dia mulakan dengannya. Ketidak-sempurnaan ini juga sebab bagi pertambahan ilmu.
Saya tidak maksudkan apabila ilmu itu berkurangan ia adalah semata-mata kesalahan manusia - kecuali ilmu ketuhanan. Kebenarannya menunjukkan bahawa tidak ada pengurangan sama sekali dan manusia itu sentiasa dan terus menerus bertambah ilmunya dan dalam hubungan apa yang inderanya berikan kepadanya, turun naik suasana dan aliran pemikiran dalam dirinya. Ilmunya bertambah, tetapi tidak ada manfaat dalamnya. Pendapat, keraguan, spekulasi, kejahilan, kelalaian dan kelupaan: semua ini dan perkara-perkara seumpamanya tidak disertai oleh ilmu yang apa yang kamu di dalamnya dalam hubungan pendapat, keraguan, spekulasi, kelalaian atau kelupaan.
[Ilmu tajalli: pertambahan dan pengurangannya]
Bagi pertambahan dan pengurangan ilmu tajalli, manusia itu samada berada dalam salah satu suasana: bagaimana anbia bawakan mereka muncul keluar secara pancaran, atau aulia melalui prinsip menjadi pewaris anbia. Inilah seperti yang dikatakan kepada Abu Yazid al-Bistami apabila jubah perwakilan dipakaikan kepadanya, "Pergilah kepada makhluk-Ku dengan sifat-sifat-Ku. Sesiapa yang melihat kamu melihat Aku!" Tidaka ada apa yang boleh dia lakukan kecuali mentaati perintah Tuhannya. Dia maju selangkah ke arah dirinya dan dia pengsan. Kedengaran jeritan, "Kembalikan Kekasih-Ku kepada-Ku! Dia tidak dapat menahan perpisahan dengan-Ku!" Dia telah larut ke dalam al-Haq, seperti Abu 'Iqal al-Maghribi, maka roh-roh diamanahkan dengannya dan sesiapa yang membantunya apabila dia diperintahkan keluar kembalikan dia kepada setesen penyerapan (istihlak) dalam-Nya. Dia dikembalikan kepada Allah dan pakaian rendah hati, kemiskinan, dan kehinaan dipakaikan kepadanya. Hidup ini menggembirakan dan dia menyaksikan Tuhannya dan bertambah dalam keakraban dan memperolehi kerehatan daripada "amanah yang dipertaruhkan" (33:72) yang perlu diangkatkan daripadanya.
[Kenaikan (Mikraj) manusia atas Tangga Makrifat]
Sejak saat saat permulaan seseorang itu memulakan tangga kenaikan, dia mempunyai tajalli ketuhanan menurut tangga yang dia daki. Setiap orang dari kalangan ahli Allah mempunyai tangga khusus untuknya yang tidak ada orang lain mendakinya. Jika seseorang boleh mendaki tangga orang lain, maka kenabian boleh diperolehi. Dengan zatnya, setiap tangga memberikan darjat khusus untuk orang yang mendakinya. Sekiranya keadaan sebaliknya, ulama boleh memanjat tangga anbia dan memperolehi kenabian dengan berbuat demikian. Keadaannya tidak demikian. 'Keupayaan ketuhanan' akan hilang sekiranya perkara itu berulang. Dalam pandangan kami, ianya sah bahawa tidak ada pengulangan dalam kehadiran itu.
Walau bagaimanapun, semua langkah bagi maksud - anbia, aulia, yang beriman, dan utusan - semuanya sama. Satu tangga tidak mempunyai anak tangga yang lebih daripada tangga lain. Langkah pertama ialah Islam. Ia adalah penyerahan. Langkah terakhir ialah penghapusan (fana) dalam kenaikan itu dan berjalan terus dalam perjalanan keluar itu. Apa yang tinggal ialah di antara dua mereka. Ia adalah iman, ihsan, ilmu, kesatuan sejati (taqdis), 'tiada-hubungan' (tanzih), kekayaan, kemiskinan, kehinaan, kekuasaan, perubahan (talwin), penetapan dalam perubahan itu, penghapusan (fana) jika kamu keluar dan berjalan terus jika kamu masuk. Setiap langkah yang dalamnya kamu tinggalkkannya mengurangkan pengetahuan tajalli dalam keseimbangan batin kamu dengan apa yang bertambah pada zahir kamu sehingga kamu mencapai langkah terakhir.
Jika kamu keluar dan mencapai langkah terakhir, maka Dia menyata dengan Zat-Nya dalam zahir kamu menurut nilai kamu dan kamu menyatakan-Nya dalam makhluk-Nya. Dalam batin kamu tidak ada apa lagi yang tinggal dan tajalliyat kebatinan meninggalkan kamu secara keseluruhannya. Apabila kamu dipanggil untuk masuk, panggilan ini adalah langkah pertama yang akan dinyatakan kepada kamu melalui tajalli dalam batin kamu menurut apa yang berkurangan bagi tajalli itu dalam zahir kamu, sehingga kamu mencapai langkah terakhir. Kemudian Dia dinyatakan kepada batin kamu dengan Zat-Nya dan tidak ada tajalli sama sekali tinggal dalam zahir kamu. Sebab bagi yang demikian ialah hamba dan Tuhan terus bersama, setiap satu dengan kewujudan yang sempurna bagi dirinya: hamba tetap hamba dan Tuhan tetap Tuhan, sekalipun berlaku pertambahan dan pengurangan ini.
Inilah sebab bagi pertambahan dan pengurangan ilmu tajalliyat dalam zahir dan batin. Sebab bagi itu ialah peraturan. Inilah sebabnya semua yang Allah ciptakan dan bawakan kepada kewujudan dalam keasliannya adalah komposit (dalam keadaan banyak bahagian tetapi merupakan kesatuan) - ia ada zahir dan batin. Apa yang kami rujukkan sebagai anasir yang mudah (basa'it) adalah perkara yang mudah difahami yang tidak ada kewujudan dalam sumbernya. Setiap benda yang wujud, selain Allah, adalah komposit. Kami ketahui ini melalui kasyaf yang benar yang tidak ada keraguan dalamnya. Ia mewajibkan pergantungan yang sesuai kepada-Nya, kerana ia adalah gambaran yang perlu bagi-Nya.
Jika kamu faham, kami sudah jelaskan jalannya untuk kamu mulakan pendakian bagi diri kamu. Maka mengembaralah! Dan naiklah! Kamu akan lihat dan saksikan apa yang sudah kami jelaskan kepada kamu. Kami telah perincikan langkah-langkah pendakian bagi kamu yang kami simpan bagi kamu dalam nasihat yang berguna apabila Rasulullah s.a.w perintahkan kita melakukannya (dalam hadis). Sekiranya kami ceritakan buah dan hasilnya kepada kamu tanpa perincian jalannya kepada kamu, kami akan membuatkan kamu teringinkan sesuatu yang besar yang kamu tidak ketahui jalan memperolehinya. Dengan yang Esa yang diriku dalam tangan-Nya, ia adalah Mikraj. "Allah katakan yang benar dan membimbing kepada jalan yang benar".
Sabtu, 27 November 2010
Islam yang sebenar
Rasulullah s.a.w bersabda yang maksudnya: “Apabila salah seorang dari kamu mengerjakan amal-amal yang membuktikan keislamannya dengan sebaik-baiknya (serta dengan ikhlas) maka tiap-tiap kebaikan yang dikerjakannya akan ditulis baginya sepuluh kebajikan yang menyamainya hingga kepada tujuh ratus kali ganda dan tiap-tiap satu kejahatan yang dilakukannya akan ditulis baginya (satu kejahatan) yang menyamainya.”
Riwayat Bukhari
Huraian:
- Islam adalah suatu agama yang mulia dan ia memuliakan penganutnya.
- Buktinya Islam memberikan ganjaran yang sangat besar bagi setiap kebaikan yang dilakukan di mana kelebihan atau ganjaran ini tidak akan diperolehi dengan pengakuan mulut sahaja (mengaku Islam sahaja) tetapi hanya akan dicapai dengan mengerjakan amalan-amalan yang baik secara ikhlas dan ihsan kerana Allah S.W.T.
- Ihsan bererti mengerjakan sesuatu ibadat dan kebaikan dengan sebaik-baiknya, lengkap dengan segala peraturan serta ikhlas kepada Allah iaitu bersih dari perbuatan syirik dan sifat munafiq serta bersih daripada perasaan riya’, ujub dan sebagainya. Dengan lain perkataan ihsan itu adalah mengerjakan sesuatu ibadat seolah-olah seseorang itu melihat Allah serta meyakini bahawa Allah sedang memerhatikannya.
Ganjaran Istimewa Dari Amal Kebaikan
Ganjaran Istimewa Dari Amal Kebaikan
Nabi s.a.w bersabda: “Tidak ada satu hari yang terbit mataharinya melainkan ada di kiri kanan matahari itu: dua Malaikat yang menyerukan seruan yang didengari oleh semua makhluk Allah selain dari manusia dan jin, katanya: “Wahai sekalian manusia! Marilah kamu semua berusaha mengerjakan amal bakti kepada Tuhan kamu, kerana sesungguhnya pendapatan-pendapatan yang sedikit serta mencukupi keperluan hidup di dunia adalah lebih baik daripada pendapatan-pendapatan yang banyak serta melalaikan bekalan akhirat; dan tidak masuk matahari melainkan ada di kiri kanannya dua Malaikat yang menyerukannya seruan yang didengarinya oleh semua makhluk Allah selain dari manusia dan jin, katanya: “Ya Tuhan kami! Berikanlah ganti yang berganda-ganda kepada orang yang mencurahkan nikmat-nikmat yang dikurniakan kepadanya pada jalan yang diredhai Allah, dan timpakanlah kerugian yang besar ke atas orang yang menahan nikmat-nikmat Allah itu daripada mengeluarkannya pada jalan yang dituntut oleh Allah.”
Abu ad-Dardaa’ r.a
Huraian:
- Dalam menghadapi kehidupan dunia manusia mestilah berwaspada, jangan mudah terpedaya dengan perkara yang melalaikan diri daripada berusaha mengerjakan amal kebaikan lebih-lebih lagi perkara yang berhubung dengan harta benda dan cara membelanjakannya.
- Dalam hadith ini Rasulullah s.a.w menyatakan bahawa pada tiap-tiap hari terdapat dua malaikat yang menyeru manusia supaya:
- Mengerjakan apa yang disuruh dan meninggalkan apa yang dilarang untuk mencapai keredhaan Allah.
- Mengambil ingatan bahawa pendapatan seharian yang diperoleh meskipun sedikit tapi mencukupi keperluan hidup di dunia yang meliputi harta benda dan nikmat-nikmat yang lain sebenarnya adalah lebih baik daripada pendapatan yang banyak tetapi melalaikan manusia itu daripada mengerjakan amal ibadat dan kebajikan sebagai bekal untuk mencapai kebahagiaan yang kekal di akhirat kelak.
- Sesungguhnya manusia yang membelanjakan harta benda, ilmu pengetahuan dan tenaganya di jalan Allah akan sentiasa didoakan oleh malaikat semoga Allah memberikan balasan yang berganda-ganda untuk dirinya, sebaliknya bagi yang bakhil, didoakan agar ditimpa kerugian yang besar.
MENZIARAHI ORANG YANG SAKIT ~Syeikh Abdul Qadir al-Jailani~
Syeikh Abdul Qadir Al Jailani, berceramah pada Jumaat pagi, tarikh 5 Rejab, tahun 545 H. di Madrasah :
Di riwayatkan dari Nabi Muhammad SAW baginda bersabda yang bermaksud :
" Lihatlah orang sakit dan hantarkanlah jenazah ! Sesungguhnya hal itu akan mengingatkanmu kepada akhirat ! "
Rasulullah SAW menghendaki agar hal demikian ini dapat mengingatkan kepada kehidupan di akhirat. Padahal kamu justeru itu tidak pernah mengingatinya, bahkan menyukai kehidupan dunia yang sebentar lagi akan meninggalkanmu dengan tidak terhormat. Tak lama lagi kamu akan meninggalkannya dan kamu tidak membawa apa-apa. Akibat sesuatu yang kamu simpan dan kamu sukai itu telah diambil. Kamu akan mendapatkan murka dan penyesalan sebagai ganti kegembiraan yang pernah kamu alami..
Wahai orang yang lupa ! Wahai orang hina ! Ingatlah ! Kamu tidak diciptakan untuk dunia, tapi diciptakan untuk akhirat. Wahai orang yang lupa daratan ! Keinginanmu hanya memperturutkan syahwat, menikmati kelazatan dan mengumpulkan harta yang melampaui batas. Inderamu hanya kamu sibukkan untuk main-main. Jika peringatan akhirat dan kematian memperingatkanmu, kamu hanya berkata,
" Kehidupanku semakin susah "
Lalu kamu mengisyaratkan kepadamu dengan begini dan begitu. Peringatan akhirat iaitu ' uban' yang telah tumbuh dikepala. Akan tetapi kamu mencukur atau mewarnakannya kembali.
Jika ajalmu tiba, apa yang kamu lakukan? Jika malaikat maut dan rakan-rakannya datang, apa yang akan kamu perbuat.? Jika rezekimu terputus dan kesempatanmu telah habis, dengan apa kamu akan menolak? Tinggalkan kegilaamu ini. Dunia ini diciptakan untuk beramal..Jika disitu kamu beramal tentu mendapat upah. Ia merupakan tempat beramal dan sabar atas segala ujian. Dunia merupakan tempat kesulitan sedangkan akhirat merupakan tempat ketenangan..
Seorang mukmin yang telah bersusah payah, bererti ia telah berusaha untuk mendapatkan ketenangan kelak. Adapun kamu tergesa-gesa untuk mendapatkan kenikmatan dan melengah-lengahkan waktu untuk bertaubat. Dari hari ke hari, bulan bertemu bulan, sampai ajalmu tiba. Sebentar lagi kamu akan menyesal kerana tidak mahu menerima nasihat ini dan kamu tidak tergugat untuk membesarkannya..
Wahai orang yang tertipu!.. Tiang atas kehidupanmu telah retak.. Dinding kehidupanmu juga telah condong.. Bahkan rumah yang kamu tempati telah roboh.. Kamu harus segera meninggalkannya.. Dan pindah ketempat lain.. Carilah rumah akhirat..! Langkahlah kakimu ke sana..! Apakah kakinya.? Kakinya iaitu amal baik.. Persembahkan hartamu untuk akhirat.! Supaya kelak kamu boleh mendapatkannya di sana.. Wahai orang yang tertipu oleh gemerlapnya dunia.! Wahai orang yang sibuk dengan sesuatu yang tidak bererti.! Wahai orang yang meninggalkan kemuliaan dan sibuk dengan para hamba.! Celaka kamu..!
Kamu tidak akan selalu berkumpul dengan dunia, kerana budaknya tidak akan merelakannya. Keluarkan ia dari hatimu. Lalu kamu akan melihat akhirat, bagaimana ia datang mempengaruhi hatimu. Jika pengaruh positif telah datang dihatimu, lalu dipanggil untuk mendekatkan diri kepada ALLAH Azza Wajalla. Dan ketika itu, akan kelihatan cacat kebendaan. Kemudian carilah di situ kesempurnaan hati dan kebersihan jiwa..
Wahai ghulam ! Jika hati telah suci maka ALLAH Azza Wajalla, para malaikat dan U'lil Amri akan datang untuk meluruskanmu. Jika telah demikian, maka kamu bagaikan gunung yang tidak akan tergoyang oleh angin atau tertembus oleh tombak. Hatimu tidak akan silau melihat dan berkumpul bersama makhluk, serta tidak akan terkoyak oleh kuku tajam dalam hatimu. Bahkan kebersihan hatimu tetap terjaga..
Wahai kaum ! Orang yang beramal kerana makhluk dan berharap kepada mereka, bererti ia telah cacat. Ia telah melarikan diri dan menjadi musuh ALLAH Azza Wajalla. Ia telah mengkufuri ALLAH Azza Wajalla dan nikmat-NYA. Ia tertutup di benci dan dilaknati oleh ALLAH Azza Wajalla. Para makhluk selalu mencuri hati, kebaikan dan agama. Mereka membuat kamu musyrik dan lupa kepada ALLAH. Mereka ingin agar kamu mempertahankan dirimu, tidak mengikuti mereka. Carilah zat yang menghendaki keuntunganmu dan bekerjalah dengannya. Itu lebih baik daripada orang yang ingin mengaut keuntungan darimu..
Jika kamu terpaksa memerlukan sesuatu, mintalah kepada ALLAH Azza Wajalla, jangan kepada makhluk.. Sesungguhnya yang paling dibenci oleh ALLAH adalah orang yang meminta dunia kepada sesama makhlukNYA.. Mintalah pertolongan kepadaNYA.. DIA yang Maha Kaya, sedangkan semua makhluk adalah faqir.. Mereka tidak dapat memberikan bahaya atau manfaat bagi dirinya sendiri, apalagi bagi orang lain.. Sesungguhnya pada permulaan.. Dia menghendaki agar kamu menjadi orang yang mencari kepadaNYA.. Sedangkan nanti apa akhirnya kamu menjadi yang dikehendaki oleh-NYA.. Seorang budak yang masih kecil akan mencari ibunya tapi kalau sudah besar, jesteru ibu yang akan mencarinya.. Carilah kasih sayang-NYA
Jika DIA mengetahui kesungguhanmu mencari-NYA, maka DIA akan menghendakimu.. Jika dia mengetahui kesungguhan cintamu kepada-NYA, maka DIA akan mengasihimu, menunjukkan hatimu dan mendekatkanmu daripadaNYA
Bagaimana kamu dapat bahagia, jika nafsu nafsumu watakmu dan syaitanmu, kamu biarkan.. Bersihkan tangan-tangan kotor itu.! Sungguh kamu akan melihat sesuatu sebagaimana aslinya.. Bersihkan nafsumu dengan memerangi dan mengendalikannya.. Singkirkan watak busukmu dan syaitanmu, maka kamu akan dapat menemukan DIA.. Bersihkan semua tangan-tangan kotor itu, sungguh akan hilang tabir penutup antara kamu dan ALLAH Azza Wajalla.. Hingga dengannya, kamu akan melihat sesuatu selain DIA. Kamu akan melihat dirimu dan selain kamu. Kamu akan melihat cacatmu, lalu menghidarkannya, juga melihat cacat selain kamu, lalu meninggalkannya pula..
Jika kamu telah sampai pada tingkatan ini, lalu DIA akan mendekatkanmu dan memberimu sesuatu yang belum pernah terlintas dalam hati manusia. Dia akan membuka pendengaran dan penglihatan hatimu.. Dia akan menjaga kesuciannya, memberi pakaian dan memakaikan mahkota kepadamu dengan mahkota kemulia-NYA.. Dia akan memimpinmu dengan pimpinan-NYA, menolong, menguasai dan memiliki dalam sekalian alam. Dia akan menjadikan para malaikat sebagai pelayanmu, serta memperlihatkan roh-roh para Nabi dan Rasul-NYA kepadamu. Maka tidak ada lagi rahsia makhluk bagi kamu.
Wahai ghulam ! Carilah makam ini ! Harapkan ia dan jadikan ia sebagai cita-citamu. Tinggalkan semua kesibukkan mencari dunia ! Sesungguhnya dunia dan segala sesuatu selain ALLAH Azza Wajalla tidak dapat mengenyangkanmu. Dialah yang membuatmu kenyang, manakala kamu berhasil mendapatkan keuntungan dunia dan akhirat. Tinggalkan orang yang memujukmu dan carilah zat yang mencarimu..
Belumkah kamu mendengar firman ALLAH Azza Wajalla..:
" Allah mengasihi mereka dan mereka mengasihi ALLAH.."
(Q.S. Al-Maidah : 54)
Dan firman ALLAH : " Dan sesungguhnya kami pada perjumpaan-MU amat rindu.". Dan menciptakanmu, agar kamu berbakti kepadanya. Jangan sampai kamu terlena oleh selain DIA.. Kamu jangan sampai memadu kasih antara DIA dan sesuatu yang lain. Jika kamu mencintai yang lain hanya sekadar belas kasihan atau berlaku halus atau pula kerana taqwa, hal itu masih boleh.. Akan tetapi bila mencintai sampai meresap ke hati sanubari, lalu hal itu tidak diperbolehkan..
Nabi Adam a.s ketika terlena kerana asyik mencintai syurga dan taman-tamannya, lalu kemudian ia di pisahkan dan dikeluarkan dari syurga dengan sebab memakan buah 'Khuldi'. Ketika itu hati Adam a.s. terlalu menyintai Hawa, lalu keduanya dipisahkan sampai jarak tempoh 300 tahun.. Nabi Adam di tanah Sarandab, sedangkan Hawa di tanah Jiddah.. Demikian pula Nabi Yakub, ketika hatinya terpaut kepada puteranya Yusuf. Lalu keduanya di pisahkan.. Juga Nabi Muhammad SAW.. Manakala terlalu menyintai Siti Aisyah, lalu keduanya dipisahkan oleh peristiwa 'Qadzef'. Sehingga Nabi SAW tidak melihatnya dalm beberapa hari..
Ikatkan dirimu dengan ALLAH Azza Wajalla .! Jangan dengan yang lain.! Jangan sampai kamu terlena oleh sesuatu selain DIA.. Tempatkan makhluk di luar hati mu.. Berikan tempat dalam hatimu untuk ALLAH.. Wahai penganggur .! Wahai pemalas.! Wahai orang yang enggan menerima himbauan.! Jika kamu mahu menerima dan mengamalkan ucapan yang aku sampaikan ini, tentu keuntungan bagi dirimu sendiri..
Dalam hal ini ALLAH Azza Wajalla telah berfirman.
" Baginya (pahala) kebajikan yang di usahakannya. Dan atasnya (dosa) kejahatan yang dilakukan.." (QS Al Baqarah : 286 )
Dalam ayat lain ALLAH Azza Wajalla, telah berfirman yang bermaksud..,
" Jika kamu berbuat baik nescaya kamu berbuat baik untuk dirimu.. Dan jika kamu berbuat jahat maka (balasannya) untuk dirimu pula.." (QS Al Israil : 7)
Kelak orang akan menerima masing-masing pahala amalnya dalam syurga atau menerima siksa kejahatannya dalam neraka..
Nabi Muhammad SAW.. Telah bersabda yang bermaksud..,
"..Berikan makananmu untuk orang-orang yang bertakwa dan berikan pakaianmu untuk orang-orang mukmin.."
Jika kamu memberikan makananmu kepada para muttaqin serta membantu dia dalam urusan dunia, lalu kamu mendapatkan bahagian pahala dari amal yang ia lakukan.. Tidak kurang sedikitpun.. Kerana kamu telah menolong niatnya dan telah menghilangkan kesulitannya. Pendek kata, kamu telah mempercepatkan langkahnya ke hadapan ALLAH Azza Wajalla.. Demikian pula jika kamu memberikan makananmu kepada orang munafik yang pamer dan bermaksiat, serta membantunya dalam urusan dunia, bererti kamu akan mendapat siksa kejahatannya.. Tidak kurang sedikitpun.. Kerana kamu telah menolongnya dalam maksiat kepada ALLAH Azza Wajalla.. Tentu saja keburukannya akan kembali kepadamu...
HAKIKAT PENGABDIAN,
Syeikh Abdul Qadir al-Jailani
Terjemahan dari;
Al-Fath ar-Rabbani
Alih bahasa;
Muhamad Qadirun Nur.
Lagi sekali untuk beklan kita kelak..renungilah..
ANAK KUNCI GEDUNG KHAZANAH LANGIT DAN BUMI
( Jika kamu hitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghitungnya )Khazanah langit dan bumi ( yang tersebut beberapa kali dalam al-Quran, Nabi Muhammad s.a.w berkata kepadanya : " Kamu bertanya kepada saya , yang orang lain belum bertanya, kunci pembuka khazanah Langit dan Bumi itu adalah sebagai berikut:-
Laillaha illa llahu wa-llahu akbarWa subhan Allahi wal-hamdulillahiWastaghfirullah alladhi la illaha illa huWal awalu, wal-ahkiru, waz-zahiru la yumutuBi-yadihil-khayr wa huwa ala kulli shay'in QadirErtinya :
,Tiada yang disembah melainkan Allah, Allah Maha Besar,Maha Suci engkau segala puji bagi Allah. Aku mohon ampun kepada Allah, tiada Tuhan yang patut disembah melainkan dia. Dia yang awal, dia yang akhir, dia yang zahir,dia yang bathin, yang menghidupkan, yang mematikan. Dia yang hidup tanpa mati, padanya segala kebaikan dan ia berkuasa atas segala sesuatu.
Nabi Mumammad s.a.w bersabda. " Wahai Uthman ! - Barang siapa membacanya 100 kali sehari akan dikurnia 10 faedah:-
PERTAMA : Segala dosanya yang lalu akan diampun.
KEDUA : Terlepas dari siksaan neraka.
KETIGA : Dua orang Malaikat dilantik untuk memeliharanya siang dan malam daripada penyakit dan kesiksaan.
KEEMPAT : Dia dikurniakan perbendaharaan rahmat dan berkat.
KELIMA: Dia mendapat pahala seperti orang yang membebaskan 100 orang hamba abdi daripada keturunan Nabi Ismail r.a.
KEENAM : Dia diberi pahala seperti membaca seluruh al-Quran, Zabur, Taurat dan Injil.
KETUJUH : Sebuah rumah akan didirikan untuknya disyurga.
KELAPAN : Dia akan berkahwin dengan seorang bidadari syurga.
KESEMBILAN : Dia akan dipermuliakan dengan mahkota kemuliaan.
KESEPULUH : Permohonan keampunannya bagi 70 orang saudaranya akan dimakbulkan.
Wahai Uthman !, kalau kamu mampu, janganlah lupa membacanya setiap hari, kamu akan termasuk dalam golongan orang-orang yang berjaya dan melampaui orang-orang yang sebelum kamu dan selepas kamu.
5 PERKARA ANEH...
"Abu Laits as-Samarqandi adalah seorang ahli fiqh yang masyhur. Suatu ketika dia pernah berkata, ayahku menceritakan bahawa antara Nabi-nabi yang bukan Rasul ada menerima wahyu dalam bentuk mimpi dan ada yang hanya mendengar suara. Maka salah seorang Nabi yang menerima wahyu melalui mimpi itu, pada suatu malam bermimpi diperintahkan yang berbunyi,
"Esok engkau dikehendaki keluar dari rumah pada waktu pagi menghala ke barat. Engkau dikehendaki berbuat,
- pertama; apa yang engkau lihat (hadapi) maka makanlah,
- kedua; engkau sembunyikan,
- ketiga; engkau terimalah,
- keempat; jangan engkau putuskan harapan, yang
- kelima; larilah engkau daripadanya."
Pada keesokan harinya, Nabi itu pun keluar dari rumahnya menuju ke barat dan kebetulan yang pertama dihadapinya ialah sebuah bukit besar berwarna hitam. Nabi itu kebingungan sambil berkata, "Aku diperintahkan memakan perkara pertama yang aku hadapi, tapi sungguh aneh sesuatu yang mustahil yang tidak dapat dilaksanakan." Maka Nabi itu terus berjalan menuju ke bukit itu dengan hasrat untuk memakannya. Ketika dia menghampirinya, tiba-tiba bukit itu mengecilkan diri sehingga menjadi sebesar sebuku roti. Maka Nabi itu pun mengambilnya lalu disuapkan ke mulutnya. Bila ditelan terasa sungguh manis bagaikan madu. Dia pun mengucapkan syukur 'Alhamdulillah'.
Kemudian Nabi itu meneruskan perjalanannya lalu bertemu pula dengan sebuah mangkuk emas. Dia teringat akan arahan mimpinya supaya disembunyikan, lantas Nabi itu pun menggali sebuah lubang lalu ditanamkan mangkuk emas itu, kemudian ditinggalkannya. Tiba-tiba mangkuk emas itu terkeluar semula. Nabi itu pun menanamkannya semula sehingga tiga kali berturut-turut. Maka berkatalah Nabi itu, "Aku telah melaksanakan perintahmu." Lalu dia pun meneruskan perjalanannya tanpa disadari oleh Nabi itu yang mangkuk emas itu terkeluar semula dari tempat ia ditanam.
Ketika dia sedang berjalan, tiba-tiba dia ternampak seekor burung helang sedang mengejar seekor burung kecil. Kemudian terdengarlah burung kecil itu berkata, "Wahai Nabi Allah, tolonglah aku." Mendengar rayuan burung itu, hatinya merasa simpati lalu dia pun mengambil burung itu dan dimasukkan ke dalam bajunya. Melihatkan keadaan itu, lantas burung helang itu pun datang menghampiri Nabi itu sambil berkata, "Wahai Nabi Allah, aku sangat lapar dan aku mengejar burung itu sejak pagi tadi. Oleh itu janganlah engkau patahkan harapanku dari rezekiku."
Nabi itu teringatkan pesanan arahan dalam mimpinya yang keempat, iaitu tidak boleh putuskan harapan. Dia menjadi kebingungan untuk menyelesaikan perkara itu. Akhirnya dia membuat keputusan untuk mengambil pedangnya lalu memotong sedikit daging pehanya dan diberikan kepada helang itu. Setelah mendapat daging itu, helang pun terbang dan burung kecil tadi dilepaskan dari dalam bajunya. Selepas kejadian itu, Nabi meneruskan perjalannya.
Tidak lama kemudian dia bertemu dengan satu bangkai yang amat busuk baunya, maka dia pun bergegas lari dari situ kerana tidak tahan menghidu bau yang menyakitkan hidungnya. Setelah menemui kelima-lima peristiwa itu, maka kembalilah Nabi ke rumahnya. Pada malam itu, Nabi pun berdoa. Dalam doanya dia berkata, "Ya Allah, aku telah pun melaksanakan perintah-Mu sebagaimana yang diberitahu di dalam mimpiku, maka jelaskanlah kepadaku erti semuanya ini."
Dalam mimpi beliau telah diberitahu oleh Allah S.W.T. bahwa, "Yang pertama engkau makan itu ialah marah. Pada mulanya nampak besar seperti bukit tetapi pada akhirnya jika bersabar dan dapat mengawal serta menahannya, maka marah itu pun akan menjadi lebih manis daripada madu.
Kedua; semua amal kebaikan (budi), walaupun disembunyikan, maka ia tetap akan nampak jua. Ketiga; jika sudah menerima amanah seseorang, maka janganlah kamu khianat kepadanya. Keempat; jika orang meminta kepadamu, maka usahakanlah untuknya demi membantu kepadanya meskipun kau sendiri berhajat. Kelima; bau yang busuk itu ialah ghibah (menceritakan hal seseorang). Maka larilah dari orang-orang yang sedang duduk berkumpul membuat ghibah."
Kelima-lima kisah ini hendaklah kita semaikan dalam diri kita, sebab kelima-lima perkara ini sentiasa saja berlaku dalam kehidupan kita sehari-hari. Perkara yang tidak dapat kita elakkan setiap hari ialah mengata hal orang, memang menjadi tabiat seseorang itu suka mengata hal orang lain. Haruslah kita ingat bahwa kata-mengata hal seseorang itu akan menghilangkan pahala kita, sebab ada sebuah hadis mengatakan di akhirat nanti ada seorang hamba Allah akan terkejut melihat pahala yang tidak pernah dikerjakannya. Lalu dia bertanya, "Wahai Allah, sesungguhnya pahala yang Kamu berikan ini tidak pernah aku kerjakan di dunia dulu." Maka berkata Allah S.W.T., "Ini adalah pahala orang yang mengata-ngata tentang dirimu." Dengan ini haruslah kita sedar bahwa walaupun apa yang kita kata itu memang benar, tetapi kata-mengata itu akan merugikan diri kita sendiri. Oleh kerana itu, hendaklah kita jangan mengata hal orang walaupun ia benar."
10 ORANG YANG MAYATNYA TIDAK BUSUK & TIDAK AKAN REPUT
Disebutkan didalam satu riwayat, bahawasanya apabila para makhluk dibangkitkan dari kubur, mereka semuanya berdiri tegak di kubur masing-masing selama 44 tahun UMUR AKHIRAT dalam keadaan TIDAK MAKAN dan TIDAK MINUM, TIDAK DUDUK dan TIDAK BERCAKAP.
Bertanya orang kepada Rasulullah saw : "Bagaimana kita dapat mengenali ORANG-ORANG MUKMIN kelak di hari qiamat?" Maka jawabnya Rasulullah saw, "Umat dikenal kerana WAJAH mereka putih disebabkan oleh WUDHU'." Bila qiamat datang maka malaikat datang ke kubur orang mukmin sambil membersihkan debu di badan mereka KECUALI pada tempat sujud. Bekas SUJUD tidak dihilangkan. Maka memanggillah dari zat yang memanggil. Bukanlah debu itu dari debu kubur mereka, akan tetapi debu itu ialah debu KEIMANAN mereka. Oleh itu tinggallah debu itu sehingga mereka melalui titian Siratul Mustaqim dan memasuki alam syurga, sehingga setiap orang melihat para mukmin itu mengetahui bahawa mereka adalah pelayan Ku dan hamba- hamba Ku.
Disebutkan oleh hadith Rasulullah saw bahawa sepuluh orang yang mayatnya TIDAK BUSUK dan TIDAK REPUT dan akan bangkit dalam tubuh asal diwaktu mati:
- Para Nabi
- Para Ahli Jihad
- Para Alim Ulama
- Para Syuhada
- Para Penghafal Al Quran
- Imam atau Pemimpin yang Adil
- Tukang Azan
- Wanita yang mati kelahiran/beranak
- Orang mati dibunuh atau dianiaya
- Orang yang mati di siang hari atau di malam Jumaat jika mereka itu dari kalangan orang yang beriman.
Didalam satu riwayat yang lain dari Jabir bin Abdullah ra sabda Rasulullah saw: Apabila datang hari qiamat dan orang orang yang berada di dalam kubur dibangkitkan maka Allah swt memberi wahyu kepada Malaikat Ridhwan: Wahai Ridhwan, sesungguhnya Aku telah mengeluarkan hanba-hamba Ku berpuasa (ahli puasa) dari kubur mereka di dalam keadaan letih dan dahaga. Maka ambillah dan berikan mereka segala makanan yang digoreng dan buah buahan syurga. Maka Malaikat Ridhwan menyeru, wahai sekelian kawan-kawan dan semua anak-anak yang belum baligh, lalu mereka semua datang dengan membawa dulang dari nur dan berhimpun dekat Malaikat Ridhwan bersama dulang yang penuh dengan buahan dan minuman yang lazat dari syurga dengan sangat banyak melebihi daun-daun kayu di bumi. Jika Malaikat Ridhwan berjumpa mukmin maka dia memberi makanan itu kepada mereka sambil mengucap sebagaimana yang difirman oleh Allah swt di dalam Surah Al-Haqqah bermaksud :
"Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan AMAL yang telah kamu kerjakan pada HARI yang telah LALU itu."
* Tolong sebarkan kisah ini kepada saudara Islam yang lain. Ilmu yang bermanfaat ialah salah satu amal yang berkekalan bagi orang yang mengajarnya meskipun dia sudah mati.
" Dan (ingatlah) Allah sentiasa mengetahui dengan mendalam akan apa jua yang kamu lakukan." Surah Al-Baqarah : 237







